Tampilkan postingan dengan label ciri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ciri. Tampilkan semua postingan

Membaca Karakter / Sifat seseorang dari Gaya Rambut nya

Membaca Karakter / Sifat seseorang dari Gaya Rambut nya
Membaca Karakter / Sifat seseorang dari Gaya Rambut nya
Membaca Karakter / Sifat seseorang dari Gaya Rambut nya - Tahukah Anda? Ternyata tipe rambut bisa memperlihatkan karakter seseorang. Pasalnya, tipe atau gaya rambut seseorang berkaitan dengan cara mereka memperlakukan diri sendiri.

Apa saja karakter yang bisa terlihat dari cara orang memperlakukan rambutnya? Berikut ulasannya.

1. Rambut Pendek

Menurut penelitian di Universitas Yale, mereka yang berambut pendek adalah orang yang percaya diri. Mereka juga orang yang ramah, mudah bergaul, berani dan mandiri.

2. Rambut Lurus

Menurut sosiolog, Dr. Rose Weitz, orang yang berambut lurus adalah orang yang serius, profesional, jujur dan suka berterus terang.

3. Rambut Keriting

Mereka yang berambut keriting menurut Dr. Rose Weits adalah orang yang periang dan mudah didekati.

4. Rambut Lurus Belah Tengah

Mereka yang berambut lurus dengan belahan di tengah adalah orang yang bisa berpikir jernih dan seimbang, selalu menomorsatukan teman dan keluarga. Mereka juga cerdas, sopan dan suka berterus terang. Mereka juga tak menyukai orang-orang yang bersikap agresif dan kasar.

5. Rambut Belah Samping Kanan

Mereka dengan gaya rambut ini biasanya sensitif, punya empati tinggi, dan peduli pada orang lain.

6. Rambut Belah Samping Kiri

Mereka adalah orang-orang yang mampu fokus pada pekerjaan maupun kewajiban mengurus keluarga, meskipun terkadang sampai lupa istirahat. Tak heran jika orang-orang dengan tipe rambut semacam ini bisa sukses dalam hidup.

Mereka juga penyuka binatang, anak-anak, tetapi umumnya tidak bisa bersabar menghadapi orang dewasa yang banyak alasan atau suka membesar-besarkan masalah.

7. Rambut Berponi

Orang dengan rambut berponi suka bersenang-senang dan tertawa. Tetapi, jika sudah bekerja, mereka akan fokus, memiliki target dan tidak akan puas sebelum semua tujuannya tercapai.

8. Rambut Tanpa Belahan

Mereka yang terbiasa menyisir rambut ke belakang tanpa belahan adalah orang yang tahu persis apa yang mau dilakukannya di masa depan. Mereka tak suka mengumbar rencana-rencana yang dibuatnya pada orang lain.

Mereka tak suka bergosip atau terlibat permasalahan dengan orang lain. Mereka menghargai sikap-sikap spontan. Orang-orang dengan tipe rambut seperti ini bisa menjadi penyeimbang di dalam keluarga.

(Berbagai sumber)
http://www.dream.co.id/fresh/membaca-karakter-seseorang-dari-tipe-rambut-160208g.html
spacer

Ciri Ciri Anak Indigo

Ciri Ciri Anak Indigo

Indigo merupakan istilah bagi anak yang mempunyai kemampuan dan ciri-ciri yang tidak biasa dibandingkan dengan anak-anak yang lain bahkan dari anak yang lebih tua darinya. Telah banyak anak indigo yang terlahir di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Indigo sendiri berasal dari bahasa Spanyol yang berarti berwarna nila. Anak indigo memiliki aura tubuh yang didomonasi warna nila. Mereka juga memiliki kepekaan indera keenam atau intuisi yang sangat tajam.

Kebanyakan dari anak indigo memiliki kelebihan dengan bakat yang sangat luar biasa atau secara akademik mempunyai kepintaran di atas rata-rata bila dibandingkan teman-temannya.

Anak indigo juga mampu menunjukan empati yang sangat dalam dan mudah merasa iba serta tampak bijaksana untuk anak seusianya. Menurut para ahli, anak indigo adalah anak yang memiliki jiwa yang dewasa meskipun raganya masih anak-anak.

Istilah indigo pertama kali diungkap oleh Nancy Ann Tappe, seorang cenayang pada sekitar tahun 1970-an. Nancy Ann mengaku memiliki kemampuan untuk melihat aura seseorang. Anak yang memiliki aura indigo (berwarna nila) mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh anak-anak yang lain.

Berikut ini ciri-ciri anak indigo:

  •     Memiliki kecerdasan yang melebihi anak-anak yang lain. Rata-rata anak indigo biasanya memiliki IQ lebih dari 120.
  •     Lebih bijaksana, sering menasehati teman-temannya bahkan orangtuanya sendiri.
  •     Memiliki keinginan yang kuat tehadap sesuatu.
  •     Lebih sulit diatur karena mereka mempunyai cara berpikir sendiri yang terkadang sulit dipahami oleh orang lain.
  •     Tidak sabaran dan tidak suka bila harus menunggu.
  •     Tidak bisa menerima hukuman yang tanpa alasan, selalu ingin alasan yang jelas.
  •     Mempunyai empati yang kuat terhadap sesama, atau tidak punya empati sama sekali.
  •     Mudah teralihkan perhatiannya, tetapi juga mampu mengerjakan banyak hal bersamaan.
  •     Cenderung kreatif.
  •     Cepat bosan dengan tugas yang diberikan.
  •     Mempunyai intuisi yang tajam.
  •     Biasanya memiliki indera keenam yang menyebabkan mereka mengalami hal-hal yang tidak dialami oleh yang lain, misalnya dapat melihat kejadian yang belum terjadi, melihat sesuatu yang tidak dapat dilihat oleh orang lain, bahkan melakukan telepati.
  •     Sering diidentifikasi menderita ADD (Atenttion Defisit Disorder / susah konsentrasi) atau ADHD (Attention Defisit and Hyperactive Disorder / hiperaktif).
  •     Mempunyai kesadaran spiritual atau mempunyai kemampuan psikis.
  •     Mengekspresikan kemarahan dan mempunyai masalah dengan menahan amarah.
  •     Mereka tampak antisosial kecuali jika mereka bersama dengan orang-orang yang sama dengan mereka.
  •     Sering tidak mau memberitahukan kepada orang lain tentang apa yang mereka butuhkan.
  •     Secara emosi, mereka dapat dengan mudahnya bereaksi sehingga tidak jarang mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau stress
  •     Anak-anak ini belajar secara visual dan kinestetik, mereka dapat mengingat apa yang terekam dalam otak dan menciptakan melalui tangan;
  •     Anak memiliki potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak sesuai dengan bentuk pengasuhan.

Thanks To : http://factinformationtruth.blogspot.co.id/2013/02/ciri-ciri-anak-indigo-indigo-child.html

spacer

Ciri-Ciri Kepribadian yang Sehat dan Tidak Sehat

Ciri-Ciri Kepribadian yang Sehat dan Tidak Sehat - Hingga saat ini, para ahli tampaknya masih sangat beragam dalam memberikan rumusan tentang kepribadian. Dalam suatu penelitian kepustakaan yang dilakukan oleh Gordon W. Allport (Calvin S. Hall dan Gardner Lindzey, 2005) menemukan hampir 50 definisi tentang kepribadian yang berbeda-beda.

Ciri-Ciri Kepribadian yang Sehat dan Tidak Sehat Berangkat dari studi yang dilakukannya, akhirnya dia menemukan satu rumusan tentang kepribadian yang dianggap lebih lengkap. Menurut pendapat dia bahwa kepribadian adalah organisasi dinamis dalam diri individu sebagai sistem psiko-fisik yang menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Kata kunci dari pengertian kepribadian adalah penyesuaian diri.

Scheneider (1964) mengartikan penyesuaian diri sebagai “suatu proses respons individu baik yang bersifat behavioral maupun mental dalam upaya mengatasi kebutuhan-kebutuhan dari dalam diri, ketegangan emosional, frustrasi dan konflik, serta memelihara keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan tersebut dengan tuntutan (norma) lingkungan.

Sedangkan yang dimaksud dengan unik bahwa kualitas perilaku itu khas sehingga dapat dibedakan antara individu satu dengan individu lainnya. Keunikannya itu didukung oleh keadaan struktur psiko-fisiknya, misalnya konstitusi dan kondisi fisik, tampang, hormon, segi kognitif dan afektifnya yang saling berhubungan dan berpengaruh, sehingga menentukan kualitas tindakan atau perilaku individu yang bersangkutan dalam berinteraksi dengan lingkungannya.

Untuk menjelaskan tentang kepribadian individu, terdapat beberapa teori kepribadian yang sudah banyak dikenal, diantaranya : teori Psikoanalisa dari Sigmund Freud, teori Analitik dari Carl Gustav Jung, teori Sosial Psikologis dari Adler, Fromm, Horney dan Sullivan, teori Personologi dari Murray, teori Medan dari Kurt Lewin, teori Psikologi Individual dari Allport, teori Stimulus-Respons dari Throndike, Hull, Watson, teori The Self dari Carl Rogers dan sebagainya. Sementara itu, Abin Syamsuddin (2003) mengemukakan tentang aspek-aspek kepribadian, yang di dalamnya mencakup :

1. Karakter; yaitu konsekuen tidaknya dalam mematuhi etika perilaku, konsiten tidaknya dalam memegang pendirian atau pendapat.

2. Temperamen; yaitu disposisi reaktif seorang, atau cepat lambatnya mereaksi terhadap rangsangan-rangsangan yang datang dari lingkungan.

3. Sikap; sambutan terhadap objek yang bersifat positif, negatif atau ambivalen

4. Stabilitas emosi; yaitu kadar kestabilan reaksi emosional terhadap rangsangan dari lingkungan. Seperti mudah tidaknya tersinggung, marah, sedih, atau putus asa

5. Responsibilitas (tanggung jawab), kesiapan untuk menerima resiko dari tindakan atau perbuatan yang dilakukan. Seperti mau menerima resiko secara wajar, cuci tangan, atau melarikan diri dari resiko yang dihadapi.

6. Sosiabilitas; yaitu disposisi pribadi yang berkaitan dengan hubungan interpersonal. Seperti : sifat pribadi yang terbuka atau tertutup dan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain.

Setiap individu memiliki ciri-ciri kepribadian tersendiri, mulai dari yang menunjukkan kepribadian yang sehat atau justru yang tidak sehat. Dalam hal ini, Elizabeth (Syamsu Yusuf, 2003) mengemukakan ciri-ciri kepribadian yang sehat dan tidak sehat, sebagai berikut :

================================================== =

Kepribadian yang sehat :

1. Mampu menilai diri sendiri secara realisitik; mampu menilai diri apa adanya tentang kelebihan dan kekurangannya, secara fisik, pengetahuan, keterampilan dan sebagainya.

2. Mampu menilai situasi secara realistik; dapat menghadapi situasi atau kondisi kehidupan yang dialaminya secara realistik dan mau menerima secara wajar, tidak mengharapkan kondisi kehidupan itu sebagai sesuatu yang sempurna.

3. Mampu menilai prestasi yang diperoleh secara realistik; dapat menilai keberhasilan yang diperolehnya dan meraksinya secara rasional, tidak menjadi sombong, angkuh atau mengalami superiority complex, apabila memperoleh prestasi yang tinggi atau kesuksesan hidup. Jika mengalami kegagalan, dia tidak mereaksinya dengan frustrasi, tetapi dengan sikap optimistik.

4. Menerima tanggung jawab; dia mempunyai keyakinan terhadap kemampuannya untuk mengatasi masalah-masalah kehidupan yang dihadapinya.

5. Kemandirian; memiliki sifat mandiri dalam cara berfikir, dan bertindak, mampu mengambil keputusan, mengarahkan dan mengembangkan diri serta menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku di lingkungannya.

6. Dapat mengontrol emosi; merasa nyaman dengan emosinya, dapat menghadapi situasi frustrasi, depresi, atau stress secara positif atau konstruktif , tidak destruktif (merusak)

7. Berorientasi tujuan; dapat merumuskan tujuan-tujuan dalam setiap aktivitas dan kehidupannya berdasarkan pertimbangan secara matang (rasional), tidak atas dasar paksaan dari luar, dan berupaya mencapai tujuan dengan cara mengembangkan kepribadian (wawasan), pengetahuan dan keterampilan.

8. Berorientasi keluar (ekstrovert); bersifat respek, empati terhadap orang lain, memiliki kepedulian terhadap situasi atau masalah-masalah lingkungannya dan bersifat fleksibel dalam berfikir, menghargai dan menilai orang lain seperti dirinya, merasa nyaman dan terbuka terhadap orang lain, tidak membiarkan dirinya dimanfaatkan untuk menjadi korban orang lain dan mengorbankan orang lain, karena kekecewaan dirinya.

9. Penerimaan sosial; mau berpartsipasi aktif dalam kegiatan sosial dan memiliki sikap bersahabat dalam berhubungan dengan orang lain.

10. Memiliki filsafat hidup; mengarahkan hidupnya berdasarkan filsafat hidup yang berakar dari keyakinan agama yang dianutnya.

11. Berbahagia; situasi kehidupannya diwarnai kebahagiaan, yang didukung oleh faktor-faktor achievement (prestasi) acceptance (penerimaan), dan affection (kasih sayang)
================================================== =

Kepribadian yang tidak sehat :

1. Mudah marah (tersinggung)

2. Menunjukkan kekhawatiran dan kecemasan

3. Sering merasa tertekan (stress atau depresi)

4. Bersikap kejam atau senang mengganggu orang lain yang usianya lebih muda atau terhadap binatang

5. Ketidakmampuan untuk menghindar dari perilaku menyimpang meskipun sudah diperingati atau dihukum

6. Kebiasaan berbohong

7. Hiperaktif

8. Bersikap memusuhi semua bentuk otoritas

9. Senang mengkritik/ mencemooh orang lain

10. Sulit tidur

11. Kurang memiliki rasa tanggung jawab

12. Sering mengalami pusing kepala (meskipun penyebabnya bukan faktor yang bersifat organis)

13. Kurang memiliki kesadaran untuk mentaati ajaran agama

14. Pesimis dalam menghadapi kehidupan

15. Kurang bergairah (bermuram durja) dalam menjalani kehidupan




Semoga manfaat...
sumur : Indonesiaindonesia.com | akhmadsudrajat.wordpress.com


spacer

Membaca Karakter dari Cara Berjalan nya

Membaca Karakter dari Cara Berjalan nya
Membaca Karakter dari Cara Berjalan nya - Tiap orang punya gayanya sendiri yang membuatnya unik dan berbeda satu sama lain. Bisa jadi dari penampilan, sikap, sense of fashion, hobi ... bahkan cara berjalan.

Ya, tiap orang punya cara berjalan yang unik. Hal ini membuatnya berbeda dengan orang lain sekalipun punya penampilan yang sama. Ternyata, cara berjalan juga bisa menguak kepribadian seseorang yang sebenarnya lho. Yuk ungkap artinya, seperti yang dilansir oleh sg.theasianparent.com berikut ini:

    Berjalan Cepat

Mereka yang cara berjalannya cenderung cepat adalah orang yang punya energi besar, cekatan, percaya diri dan selalu ingin tahu. Mereka biasanya cenderung mengambil keputusan sendiri dan agak sembrono.

    Berjalan Pelan

Kalem dan pemikir, adalah sifat mereka yang biasa berjalan pelan. Mereka memperhatikan sekitar dengan seksama, tak heran jika tipe ini cukup peduli dengan sesama. Namun, tipe orang yang berjalan pelan sering merasa tak nyaman pada dirinya sendiri.

    Melompat-lompat

Orang yang biasa berjalan dengan sedikit berjinjit dan melompat-lompat terkesan kekanak-kanakan. Mereka mudah frustasi dan marah, tetapi sesungguhnya mereka orang yang ceria.

Nah, itulah beberapa hal tentang kepribadian yang dapat terpancar dari cara seseorang berjalan. Yang mana yang sesuai dengan Anda?

sumur : Vemale.com
spacer

Membaca Sifat seseorang Berdasarkan Tipe kepribadiannya ( Sanguin, Plegmatis, Melankolis, Koleris )


Membaca Sifat seseorang Berdasarkan Tipe kepribadiannyaMembaca Sifat seseorang Berdasarkan Tipe kepribadiannya - Banyak para ahli yang mendefinisikan kepribadian. Salah satu yang paling penting menurut Gordon W.Allport. Kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis dari sistem psiko-fisik indvidu yang menentukan tingkah laku dan pemikiran indvidu secara khas. Terjadinya Interaksi psiko-fisik mengarahkan tingkah laku manusia.

Maksud dinamis pada pengertian tersebut adalah perilaku mungkin saja berubah-ubah melalui proses pembelajaran atau melalui pengalaman-pengalaman, reward, punishment, pendidikan dsb. Misalnya seorang pemalas setelah masuk AKPER menjadi rajin, maka kepribadiannya berubah. Perilaku SMA berubah menjadi perilaku mahasiswa AKPER

Dalam hal ini, saya akan mendeskripsikan tipe-tipe kepribadian manusia menurut pembagian ‘sanguin-melankolis-plegmatis-koleris’.


Tipe Sanguin


Tipe Sanguin adalah tipe yang paling terbuka diantara semua tipe perangai. Bahkan tipe ini dapat disebut super terbuka. Orang Sanguin adalah orang yang suka berbicara mudah menyesuaikan diri ramah hangat dan penuh humor dan responsive.

Tipe Sanguin tidak tahan melihat orang asing didepan mereka tanpa memberi tanggapan kepadanya. Orang Sanguin adalah orang yang suka bergaul dan spontan.

Mereka jarang kawatir akan masa depan dan masa lalu, mereka menikmati lebih banyak kegembiraan dari hari-hari yang dilaluinya dibandingkan dengan tipe-tipe lainnya. Orang Sanguin biasanya bukan pemikir berat , mereka menafsirkan kejadian –kejadian yang ada dengan cepat.

Kadang-kadang mereka mendapat kesulitan karena jarang mengantisipasi dari pilihan itu atau tindakan mereka. Perasaan mereka mempunyai peranan yang sangat dominan didalam segala sesuatu, sehingga mereka cenderung membuat keputusan-keputusan yang bersifat emosional. Belajar dari pengalaman, keputusan-keputusan yang bersifat emosional hampir selalu merupakan keputusan-keputusan yang buruk.

Sanguin adalah orang yang gembira, yang senang hatinya, mudah untuk membuat orang tertawa, dan bisa memberi semangat pada orang lain. Tapi kelemahannya adalah dia cenderung impulsive, yaitu orang yang bertindak sesuai emosi atau keinginannya.

Kekuatan :

  •     Suka bicara.
  •     Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif.
  •     Antusias dan ekspresif.
  •     Ceria dan penuh rasa ingin tahu.
  •     Hidup di masa sekarang.
  •     Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan).
  •     Berhati tulus dan kekanak-kanakan.
  •     Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara).
  •     Umumnya hebat di permukaan.
  •     Mudah berteman dan menyukai orang lain.
  •     Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian.
  •     Menyenangkan dan dicemburui orang lain.
  •     Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam).
  •     Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan.
  •     Menyukai hal-hal yang spontan.



Kelemahan :
  •     Suara dan tertawa yang keras (bahkan terlalu keras).
  •     Membesar-besarkan suatu hal / kejadian.
  •     Susah untuk diam.
  •     Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka ikutan Gank).
  •     Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele.
  •     RKP (Rentang Konsentrasi Pendek) alias pelupa.
  •     Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias).
  •     Mudah berubah-ubah.
  •     Susah datang tepat waktu jam kantor.
  •     Prioritas kegiatan kacau.
  •     Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas.
  •     Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya.
  •     Egoistis alias suka mementingkan diri sendiri.
  •     Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama.
  •     Konsentrasi ke "How to spend money" daripada "How to earn/save money"

Tipe koleris

Tipe koleris adalah juga tipe terbuka tetapi biasanya tingkat keterbukaannya lebih rendah daripada tipe Sanguin yang super terbuka. Orang Koleris adalah juga orang yang aktif, semangat pekerja keras, ambisius, motivator bagi orang lain.

Karena sifatnya yang berkemauan keras mandiri dan berpendidikan keras, orang koleris cenderung keras kepala.

Kompromi merupakan hal yang sangat sulit bagi mereka kecuali kompromi itu bermanfaat bagi tujuan yang mereka miliki. Mereka mempunyai tujuan untuk segala sesuatu dari kesehatan jasmani sampai tingkah laku anak. Mereka adalah tipe yang suka mengambil alih , yang suka memerintah orang-orang lain disekeliling mereka, tidak peduli apakah ornag itu menyukainya atau tidak.

Orang Koleris tidak pernah untuk mencoba untuk tidak menguasai suatu situasi dan mereka hidup penuh dengan pertentangan. Bagian dari sifat dasar mereka yang belum berkembang adalah emosi mereka. Mendapatkan persetujuan dari mereka hampir merupakan hal yang tidak mungkin.

Mencapai tujuan mereka adalah ambisi bagi orang Koleris, dan beberapa orang Koleris mendapatkan reputasi mereka dengan memperalat orang lain. Seseorang yang koleris adalah seseorang yang dikatakan berorientasi pada pekerjaan dan tugas, dia adalah seseorang yang mempunyai disiplin kerja yang sangat tinggi.

Kelebihannya adalah dia bisa melaksanakan tugas dengan setia dan akan bertanggung jawab dengan tugas yang diembannya. Kelemahan orang yang berciri koleris adalah kurangnya kemampuan untuk bisa merasakan perasaan orang lain (empati), belas kasihannya terhadap penderitaan orang lain juga agak minim, karena perasaannya kurang bermain.


Kekuatan :
  •     Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif.
  •     Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan.
  •     Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target.
  •     Bebas dan mandiri.
  •     Berani menghadapi tantangan dan masalah.
  •     "Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini".
  •     Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat.
  •     Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas.
  •     Membuat dan menentukan tujuan.
  •     Terdorong oleh tantangan dan tantangan.
  •     Tidak begitu perlu teman.
  •     Mau memimpin dan mengorganisasi.
  •     Biasanya benar dan punya visi ke depan.
  •     Unggul dalam keadaan darurat.



Kelemahan :
  •     Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis).
  •     Senang memerintah.
  •     Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai.
  •     Menyukai kontroversi dan pertengkaran.
  •     Terlalu kaku dan kuat/ keras.
  •     Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik.
  •     Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci.
  •     Sering membuat keputusan tergesa-gesa.
  •     Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain.
  •     Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan.
  •     Workaholics (cinta mati dengan pekerjaan).
  •     Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf.
  •     Mungkin selalu benar tetapi tidak populer.


Tipe Melankolis 


Tipe yang paling berbakat dari semua tipe adalah tipe Melankolis sekalipun mereka tipe paling akhir yang menghargai bakat mereka sendiri. Tipe Melankolis mempunyai sifat dasar yang tertutup. Mereka sering mempunyai tingkat kecerdasan yang tinggi dan bersifat estetis yang mendalam sehingga mereka lebih menghargai seni dibandingkan dengan perangai yang lainnya.

Tipe Melankolis cenderung suka murung dan mudah putus. Orang Melankolis dilahirkan sebagai orang pefeksionis, sering meremehkan diri mereka sendiri untuk tidak tidak melakukan dengan lebih baik walaupun pada kenyataannya produktivitas mereka lebih daripada kebanyakan perangai lainnya.

Mereka adalah orang yang mau mengorbankan diri sendiri, serius, dan takut akan kegagalan. Mereka mempunyai sifat dasar yang teliti, hidup dengan tantangan atau visi untuk menginvestasikan hidup mereka, tetapi jarang dapat menghasilkan sendiri.

Tipe melankolis adalah orang yang terobsesi dengan karya yang paling bagus, yang paling sempurna dan dia memang adalah seseorang yang mengerti estetika keindahan hidup ini. Perasaannya sangat kuat, sangat sensitif maka kita bisa menyimpulkan bahwa cukup banyak seniman yang memang berdarah melankolis.

Kelemahan orang melankolis, ia mudah sekali dikuasai oleh perasaan dan cukup sering perasaan yang mendasari hidupnya sehari-hari adalah perasaan murung.

 
Kekuatan :
  •     Analitis, mendalam, dan penuh pikiran.
  •     Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal.
  •     Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis).
  •     Sensitif.
  •     Mau mengorbankan diri dan idealis.
  •     Standar tinggi dan perfeksionis.
  •     Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi).
  •     Hemat.
  •     Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif).
  •     Kalau sudah mulai, dituntaskan.
  •     Berteman dengan hati-hati.
  •     Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
  •     Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi.
  •     Sangat memperhatikan orang lain.


Kelemahan :
  •     Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan).
  •     Mengingat yang negatif & pendendam.
  •     Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah.
  •     Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan.
  •     Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah.
  •     Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan.
  •     Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan.
  •     Hidup berdasarkan definisi.
  •     Sulit bersosialisasi (cenderung pilih-pilih).
  •     Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya.
  •     Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang).
  •     Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian).
  •     Memerlukan persetujuan.



Tipe Plegmatis


Tipe Plegmatis merupakan orang yang tertutup yang sangat diam, tidak menuntut kalem dan lambat. Mereka tidak pernah menjadi gelisah membuat malu diri mereka sendiri dengan meminta maaf untuk segala sesuatu yang telah mereka katakan.

Mereka jarang mengeluarkan ide-ide atau perasaan jika mereka tidak yakin mereka tidak akan melukai atau menyakiti orang lain.

Orang plegmatis merupakan orang yang sangat baik dengan sifat yang bahagia dan menyenangkan. Banyak yang dari mereka sangat lucu karena mereka mempunyai daya humor. Mereka dilahirkan dengan bakat diplomat dan pembawa damai, mereka dicintai oleh anak-anak.

Orang-orang Plegmatis merupakan teman yang menyenangkan dan tidak menakutkan, dua dari kelemahan mereka yang utama adalah rasa takut dan egois, walaupun mereka menunjukkan sikap ini dengan sangat diplomatis sehingga bahkan beberapa teman baik mereka tidak mengenal mereka.

Tipe plegmatis adalah orang yang cenderung tenang, dari luar cenderung tidak beremosi, tidak menampakkan perasaan sedih atau senang. Naik turun emosinya itu tidak nampak dengan jelas. Orang ini memang cenderung bisa menguasai dirinya dengan cukup baik, ia intorspektif sekali, memikirkan ke dalam, bisa melihat, menatap dan memikirkan masalah-masalah yang terjadi di sekitarnya.

Kelemahan orang plegmatis adalah ia cenderung mau ambil mudahnya, tidak mau susah, sehingga suka mengambil jalan pintas yang paling mudah dan gampang.


Kekuatan :
  •     Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh.
  •     Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik.
  •     Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana.
  •     Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi).
  •     Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi.
  •     Penengah masalah yg baik.
  •     Cenderung berusaha menemukan cara termudah.
  •     Baik di bawah tekanan.
  •     Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan.
  •     Rasa humor yg tajam.
  •     Senang melihat dan mengawasi.
  •     Berbelaskasihan dan peduli.
  •     Mudah diajak rukun dan damai.


Kelemahan :
  •     Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru.
  •     Takut dan khawatir.
  •     Menghindari konflik dan tanggung jawab.
  •     Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar).
  •     Terlalu pemalu dan pendiam.
  •     Humor kering dan mengejek (Sarkatis).
  •     Kurang berorientasi pada tujuan.
  •     Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri.
  •     Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat.
  •     Tidak senang didesak-desak.
  •     Menunda-nunda / menggantungkan masalah


Nah 4 kepribadian yang terdapat dalam diri manusia biasanya punya julukan :

    Sanguin → dijuluki si "Populer" karena pandai persuasif dan ingin terkenal.
    Koleris → dijuluki si "Kuat" karena sering dominan dan kompetitif.
    Melankolis → dijuluki si "Sempurna" karena perfeksionis dan serba teratur.
    Plegmatis → dijuluki si "Cinta Damai" karena kesetiaannya dan menghindari konflik.



Buat kalian yang masih bingung mengetahui jenis kepribadian diri sendiri apakah termasuk Sanguin, Koleris, Melankolis ataukah Plegmatis? kalian bisa mengikuti kuisioner tes kepribadian ini. 

Syaratnya cukup menjawab kuisioner secara jujur tanpa dibuat-buat apalagi asal-asalan, kalian bisa melakukan serangkaian tes berikut untuk mengetahui termasuk tipe manakah kepribadian kalian. 

sebelumnya siapkan alat tulis, atau bisa juga pakai Notepad, untuk mengikuti tes ini.. Kumpulkan semua jawaban kalian .. dan nanti hasilnya akan terlihat apakah kalian Sanguin, Plegmatis, Melankolis atau Koleris, lebih banyak mana jawaban kalian, apakah A, B, C, atau D.

Selamat Mencoba

Kelemahan


-------------------------------

A. Suka pamer, memperlihatkan apa yang gemerlap dan kuat, terlalu bersuara.
B. Suka memerintah, mendominasi, kadang-kadang mengesalkan antar hubungan orang dewasa.
C. Menghindari perhatian akibat rasa malu.
D. Memperlihatkan sedikit emosi/mimik.

-------------------------------

A. Kurang teraturannya mempengaruhi hampir semua bidang kehidupannya.
B. Merasa sulit mengenali masalah dan perasaan orang lain.
C. Sulit memaafkan dan melupakan sakit hati yang pernah dilakukan, biasa mendendam.
D. Cenderung tidak bergairah, sering merasa bahwa bagaimanapun sesuatu tidak akan berhasil.

-------------------------------

A. Suka menceritakan kembali suatu kisah tanpa menyadari bahwa cerita tersebut pernah diceritakan sebelumnya, selalu perlu sesuatu untuk dikatakan.
B. Berjuang, melawan untuk menerima cara lain yang tidak sesuai dengan cara yang diinginkan.
C. Sering memendam rasa tidak senang akibat merasa tersinggung oleh sesuatu.
D. Tidak bersedia ikut terlibat terutama bila rumit.

-------------------------------

A. Punya ingatan kurang kuat, biasanya berkaitan dengan kurang disiplin dan tidak mau repot-repot mencatat hal-hal yang tidak menyenangkan.
B. Langsung, blak-blakan, tidak sungkan mengatakan apa yang dipikirkan.
C. Bersikeras tentang persoalan sepele, minta perhatian besar pada persoalan yang tidak penting.
D. Sering merasa sangat khawatir, sedih, dan gelisah.

-------------------------------

A. Lebih banyak bicara daripada mendengarkan, bila sudah bicara sulit berhenti.
B. Sulit bertahan untuk menghadapi kekesalan.
C. Kurang percaya diri.
D. Sulit dalam membuat keputusan.

-------------------------------

A. Bisa bergairah sesaat dan sedih pada saat berikutnya. Bersedia membantu kemudian menghilang. Berjanji akan datang tapi kemudian lupa untuk muncul.
B. Merasa sulit memperlihatkan kasih sayang dengan terbuka.
C. Tuntutannya akan kesempurnaan terlalu tinggi dan dapat membuat orang lain menjauhinya.
D. Tidak tertarik pada perkumpulan atau kelompok.

-------------------------------

A. Tidak punya cara yang konsisten untuk melakukan banyak hal.
B. Bersikeras memaksakan caranya sendiri.
C. Standar yang ditetapkan begitu tinggi sehingga orang lain sulit memuaskannya.
D. Lambat dalam bergerak dan sulit untuk ikut terlibat.

-------------------------------

A. Memperbolehkan orang lain, termasuk anak-anak untuk melakukan apa saja sesukanya untuk menghindari diri kita tidak disukai.
B. Punya harga diri tinggi dan menganggap diri selalu benar dan yang terbaik dalam pekerjaan.
C. Dalam mengharapkan yang terbaik, biasanya melihat sisi buruk sesuatu terlebih dahulu.
D. Memiliki kepribadian yang biasa saja dan tidak suka memperlihatkan banyak emosi.

-------------------------------

A. Memiliki perangai seperti anak-anak yang mengutarakan diri dengan ngambek dan berbuat berlebihan tetapi kemudian melupakannya seketika.
B. Mengobarkan perdebatan karena biasanya selalu benar dan terkadang tidak peduli bagaimana situasi saat itu.
C. Mudah merasa terasing dari orang lain dikarenakan rasa tidak aman atau takut jangan-jangan orang lain tidak merasa senang bersamanya.
D. Bukan orang yang suka menetapkan tujuan dan tidak berharap menjadi orang yang seperti itu.

-------------------------------

A. Memiliki perspektif yang sederhana dan kekanak-kanakan, kurang pengertian terhadap tingkat kehidupan yang lebih mendalam.
B. Penuh keyakinan, semangat, dan keberanian (sering dalam pengertian negatif).
C. Sikapnya jarang positif dan sering hanya melihat sisi buruk dari setiap situasi.
D. Mudah bergaul, tidak peduli, dan masa bodoh.

-------------------------------

A. Merasa senang mendapat penghargaan dari orang lain. Sebagai penghibur menyukai tepuk tangan, tawa, dan penerimaan penonton.
B. Menetapkan tujuan secara agresif serta harus terus produktif, merasa bersalah bila beristirahat, bukan terdorong oleh keinginan untuk sempurna melainkan imbalan.
C. Suka menarik diri dan memerlukan banyak waktu untuk sendirian atau mengasingkan diri.
D. Secara konsisten merasa terganggu atau resah.

-------------------------------

A. Suka berbicara dan sulit mendengarkan.
B. Kadang-kadang menyatakan diri dengan cara yang agak menyinggung perasaan dan kurang pertimbangan.
C. Terlalu introspektif dan mudah tersinggung kalau disalahpahami.
D. Lebih suka mundur dari situasi sulit.

-------------------------------

A. Kurang memiliki kemampuan dalam membuat kehidupan menjadi teratur.
B. Dengan paksa mengambil kontrol atas situasi atau orang lain, biasanya dengan mengatakan apa yang harus dilakukan.
C. Hampir sepanjang waktu merasa tertekan.
D. Mempunyai ciri khas selalu tidak tetap dan kurang keyakinan bahwa suatu hal akan berhasil.

-------------------------------

A. Tidak menentu, serba berlawanan dengan tindakan dan emosi yang tidak berdasarkan logika.
B. Tampaknya tidak bisa menerima sikap, pandangan, dan cara orang lain.
C. Pemikiran dan perhatian ditujukan ke dalam, hidup di dalam diri sendiri.
D. Merasa bahwa kebanyakan hal tidak penting dalam suatu cara atau cara yang lain.

-------------------------------

A. Hidup dalam keadaan tidak teratur, tidak dapat menemukan banyak benda.
B. Mempengaruhi dengan cerdik dan penuh tipu untuk kepentingan sendiri; dengan suatu cara dapat memaksakan kehendak.
C. Tidak punya emosi yang tinggi, tetapi biasanya semangatnya merosot sekali, apalagi bila merasa tidak dihargai.
D. Bicara pelan kalau didesak, tidak mau repot-repot bicara dengan jelas.

-------------------------------

A. Perlu menjadi pusat perhatian, ingin dilihat.
B. Bertekad memaksakan kehendaknya, tidak mudah dibujuk, keras kepala.
C. Tidak mudah percaya, mempertanyakan motif di balik suatu perkataan.
D. Tidak sering bertindak atau berpikir cepat, sangat mengganggu.

-------------------------------

A. Tawa dan suaranya dapat didengar di atas suara lainnya di di dalam ruangan.
B. Tidak ragu-ragu mengatakan benar dan dapat memegang kendali.
C. Memerlukan banyak waktu pribadi dan cenderung menghindari orang lain.
D. Menilai pekerjaan dan kegiatan dengan ukuran berapa banyak tenaga yang dibutuhkan.

-------------------------------

A. Tidak punya kekuatan untuk berkonsentrasi atau menaruh perhatian pada sesuatu.
B. Punya kemarahan yang menuntut berdasarkan ketidaksabaran. Kemarahan yang dinyatakan saat orang lain tak bergerak cukup cepat atau tidak menyelesaikan apa yang diperintahkan.
C. Cenderung mencurigai atau tidak mempercayai gagasan orang lain.
D. Lambat untuk memulai, perlu dorongan yang kuat untuk termotivasi.

-------------------------------

A. Menyukai kegiatan baru terus-menerus karena tidak merasa senang melakukan hal yang sama sepanjang waktu.
B. Bisa bertindak tergesa-gesa tanpa memikirkan dengan tuntas terlebih dahulu, biasanya karena ketidaksabaran.
C. Secara sadar maupun tidak mendendam, menghukum orang yang melanggar, diam-diam menahan persahabatan/kasih sayang.
D. Tidak bersedia untuk ikut terlibat dalam suatu hal.

-------------------------------

A. Rentang perhatian kekanak-kanakan dan pendek, butuh banyak perubahan dan variasi supaya tak merasa bosan.
B. Cerdik, orang yang selalu bisa menemukan cara untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
C. Selalu mengevaluasi dan membuat penilaian, sering memikirkan dan menyatakan reaksi negatif.
D. Sering mengendurkan pendiriannya, bahkan ketika merasa benar untuk menghindari terjadinya konflik.

-------------------------------


Kekuatan

-------------------------------

A. Penuh kehidupan, sering menggunakan isyarat tangan, lengan, dan wajah secara hidup.
B. Orang yang mau melakukan sesuatu hal yang baru dan berani bertekad untuk menguasainya.
C. Suka menyelidiki bagian-bagian yang logis.
D. Mudah menyesuaikan diri dan senang dalam setiap situasi.

-------------------------------

A. Penuh kesenangan dan selera humor yang baik.
B. Meyakinkan seseorang dengan logika dan fakta, bukan dengan pesona atau kekuasaan.
C. Melakukan sesuatu sampai selesai sebelum memulai yang lain.
D. Tampak tidak terganggu dan tenang serta menghindari setiap bentuk kekacauan.

-------------------------------

A. Orang yang memandang bersama orang lain sebagai kesempatan untuk bersikap manis dan menghibur, bukannya sebagai tantangan atau kesempatan bisnis.
B. Orang yang yakin dengan caranya sendiri.
C. Bersedia mengorbankan dirinya untuk memenuhi kebutuhan orang lain.
D. Dengan mudah menerima pandangan atau keinginan orang lain tanpa perlu banyak mengungkapkan pendapat sendiri.

-------------------------------

A. Bisa merebut hati orang lain melalui pesona kepribadian.
B. Mengubah setiap situasi, kejadian atau permainan sebagai sebuah kontes dan selalu bermain untuk menang.
C. Menghargai keperluan dan perasaan orang lain.
D. Mempunyai perasaan emosional tapi jarang memperlihatkannya.

-------------------------------

A. Memperbaharui dan membantu membuat orang lain merasa senang.
B. Bisa bertindak cepat dan efektif dalam semua situasi.
C. Memperlakukan orang lain dengan segan sebagai penghormatan dan penghargaan.
D. Menahan diri dalam menunjukkan emosi atau antusiasme.

-------------------------------

A. Penuh gairah dalam kehidupan.
B. Orang mandiri yang bisa sepenuhnya mengandalkan kemampuan dan sumber dayanya sendiri.
C. Secara intensif memperhatikan orang lain maupun hal apapun yang terjadi di sekitar.
D. Orang yang mudah menerima keadaan atau situasi apa saja.

-------------------------------

A. Dapat mendorong atau memaksa orang lain mengikuti dan bergabung melalui pesona kepribadiannya.
B. Mengetahui segalanya akan beres bila kita yang memimpin.
C. Memilih mempersiapkan aturan yang terinci sebelumnya dalam menyelesaikan suatu proyek dan lebih menyukai keterlibatan dalam tahap-tahap perencanaan dan produk jadi, bukan dalam melaksanakan tugas.
D. Tidak terpengaruh oleh penundaan. Tetap tenang dan toleran.

-------------------------------

A. Memilih agar semua kehidupan adalah kegiatan yang impulsif, tidak dipikirkan terlebih dahulu dan tidak terhambat oleh rencana.
B. Yakin, tidak ragu-ragu.
C. Membuat dan menghayati hidup menurut rencana sehari-hari. Tidak menyukai bila rencananya terganggu.
D. Pendiam, tidak mudah terseret dalam percakapan.

-------------------------------

A. Orang yang periang dan dapat meyakinkan diri sendiri dan orang lain bahwa semuanya akan beres.
B. Bicara terang-terangan dan terkadang tidak menahan diri.
C. Orang yang mengatur segala-galanya secara sistematis dan metodis.
D. Bisa menerima apa saja, cepat melakukan sesuatu bahkan dengan cara orang lain.

-------------------------------

A. Punya rasa humor yang cemerlang dan bisa membuat cerita apa saja menjadi peristiwa yang menyenangkan.
B. Pribadi yang mendominasi dan mampu menyebabkan orang lain ragu-ragu untuk melawannya.
C. Secara konsisten dapat diandalkan, teguh, setia, dan mengabdi, bahkan terkadang tanpa alasan.
D. Orang yang menanggapi. Bukan orang yang punya inisiatif untuk memulai percakapan.

-------------------------------

A. Orang yang menyenangkan sebagai teman.
B. Bersedia mengambil resiko tanpa kenal takut.
C. Melakukan segala sesuatu secara berurutan dengan ingatan yang jernih akan segala hal yang terjadi.
D. Berurusan dengan orang lain secara penuh siasat, perasa, dan sabar.

-------------------------------

A. Secara konsisten memiliki semangat yang tinggi dan suka membagikan kebahagiaan kepada orang lain.
B. Percaya diri dan yakin akan kemampuan dan kesuksesannya sendiri.
C. Orang yang perhatiannya melibatkan sesuatu yang berhubungan dengan intelektual dan artistik.
D. Tetap memiliki keseimbangan secara emosional, menanggapi sebagaimana yang diharapkan orang lain.

-------------------------------

A. Mendorong orang lain untuk bekerja dan terlibat serta membuat seluruhnya menyenangkan.
B. Memenuhi diri sendiri, mandiri, penuh percaya diri dan nampak tidak begitu memerlukan bantuan.
C. Memvisualisasikan hal-hal dalam bentuk yang sempurna dan perlu memenuhi standar itu sendiri.
D. Tidak pernah mengatakan atau menyebabkan apapun yang tidak menyenangkan atau menimbulkan rasa keberatan.

-------------------------------

A. Terang-terangan menyatakan emosi terutama rasa sayang dan tidak ragu menyentuh ketika berbicara dengan orang lain.
B. Orang yang mempunyai kemampuan membuat penilaian yang cepat dan tuntas.
C. Intensif dan introspektif tanpa rasa senang pada percakapan dan pengajaran yang pulasan.
D. Memperlihatkan 'kepandaian bicara yang mengigit'. Biasanya kalimat satu baris yang sifatnya sarkastik

-------------------------------

A. Menyukai pesta dan tidak bisa menunggu untuk bertemu setiap orang dalam ruangan, tidak pernah menganggap orang lain asing.
B. Terdorong oleh keperluan untuk produktif, pemimpin yang dituruti orang lain.
C. Punya apresiasi mendalam untuk musik, punya komitmen kepada musik sebagai bentuk seni, bukan hanya kesenangan pertunjukan.
D. Secara konsisten mencari peranan merukunkan pertikaian supaya bisa menghindari konflik.

-------------------------------

A. Terus-menerus berbicara, biasanya menceritakan kisah lucu yang dapat menghibur setiap orang di sekitarnya, merasa perlu mengisi kesunyian agar orang lain merasa senang.
B. Memegang teguh dengan keras kepala dan tidak mau melepaskan hingga tujuan tercapai.
C. Orang yang tanggap dan mengingat setiap kesempatan istimewa, cepat memberi isyarat yang baik.
D. Mudah menerima pemikiran dan cara orang lain tanpa perlu tidak menyetujuinya.

-------------------------------

A. Penuh kehidupan, kuat, dan penuh semangat.
B. Pemberi pengarahan karena pembawaan yang terdorong untuk memimpin dan sering merasa sulit mempercayai bahwa orang lain bisa melakukan pekerjaan dengan sama baiknya.
C. Setia pada seseorang, gagasan, dan pekerjaan, terkadang dapat melampaui alasan.
D. Selalu bersedia mendengarkan apa yang orang lain katakan.

-------------------------------

A. Tak ternilai harganya, dicintai, pusat perhatian.
B. Memegang kepemimpinan dan mengharapkan orang lain mengikuti.
C. Mengatur kehidupan, tugas, dan pemecahan masalah dengan membuat daftar.
D. Mudah puas dengan apa yang dimiliki, jarang iri hati.

-------------------------------

A. Orang yang suka menghidupkan pesta sebagai diinginkan orang sebagai tamu pesta.
B. Harus terus-menerus bekerja atau mencapai sesuatu, sering merasa sulit beristirahat.
C. Menempatkan standar tinggi pada dirinya maupun orang lain. Menginginkan segala-galanya pada urutan semestinya sepanjang waktu.
D. Mudah bergaul, bersifat terbuka, mudah diajak bicara.

-------------------------------

A. Kepribadian yang hidup, berlebihan, penuh tenaga.
B. Tidak kenal takut, berani, terus terang, tidak takut akan resiko.
C. Secara konsisten ingin membawa diri di dalam batas-batas apa yang dirasakan semestinya.
D. Kepribadian yang stabil dan berada di tengah-tengah.

-------------------------------

    Bila yang terbanyak adalah option A, maka kepribadian anda adalah SANGUINIS.
    Bila yang terbanyak adalah option B, maka kepribadian anda adalah KOLERIS.
    Bila yang terbanyak adalah option C, maka kepribadian anda adalah MELANKOLIS.
    Bila yang terbanyak adalah option D, maka kepribadian anda adalah PLEGMATIS.




CONTOH 

Misalnya, saya mau minta sumbangan, maka supaya kemungkinan dikasih sumbangannya besar, maka saya harus:

kepada sanguin: berkata, “Pak, tetangga si A nyumbang segini, si B nyumbang segitu, ah, saya rasa Bapak bisa lebih besar lagi nyumbangnya”


kepada melankolis: berkata, “Pak, tidakkah bapak sedih jika melihat mereka ga makan hari ini……”


kepada koleris: berkata, “Kalo bapak nyumbang, maka nama bapak akan terpampang di sini, situ, sana, sinu. bapak bisa jadi terkenal. Usaha bapak bisa gampang laku, dll”


kepada plegmatis: berkata, “Begini, Pak. Mungkin kesempatan beramal baik ini tdk terulang lagi esok hari. Mungkin Bapak enggan menyisihkan dana untuk investasi karena sistemnya yang rumit dan berbelit-belit. Tp, di sini kami justru menawarkan kemudahan spy Bapak tetap bs beramal tp tdk perlu dgn proses yg susah……” (gila banget deh, susah banget klo menurut gw org yg kayak gini, klo gw lg males ngomong).



Perlu diingat, keempat sifat itu bersifat ‘kecenderungan’, artinya semua sifat itu pasti ada pad diri manusia, hanya saja mana yang lebih menonjol itulah kecenderungan sifat orang tsb. Jadi tdk bersifat absolute.

Sumur :  

http://www.kaskus.co.id/thread/5112095d6012436353000002/kepribadian-atau-karakter-manusia--sanguin-koleris-melankolis-dan-plegmatis
http://jokotingkir.wordpress.com/2008/12/25/4-tipe-manusia-sanguin-kolerik-melankolis-plegmatik/ http://arie5758.blogspot.com/2011/10/4-kepribadian-manusia-sanguin-koleris.html



spacer